Prodi Ilmu Politik UBB Raih Hibah Dana Riset dan Pengembangan Kapasitas Kelembagaan dari NORHED-II Norwegia
Program Studi Ilmu Politik FISIP Universitas Bangka Belitung (UBB) menjadi salah satu dari peraih hibah pendanaan untuk berbagai proyek penelitian dan pengembangan kualitas pendidikan tinggi dari Norwegian Program for Capacity Development in Higher Education and Research for Development (NORHED-II) Norwegia. Secara keseluruhan, terdapat 6 universitas di Indonesia yang berhasil lolos dalam program hibah bergengsi yang diperuntukkan bagi pengembangan kapasitas dan kualitas departemen di perguruan tinggi tersebut. Sebagaimana dikemukakan Koordinator Program NORHED Jeanette da Silva (22/12/2020) bahwa tingkat kompetisi dalam skema kolaborasi ini sangat besar sekali sehingga banyak proposal proyek yang relevan dan berkualitas tinggi telah ditolak. Setidaknya terdapat ratusan proposal dari berbagai negara yang mengikuti skema kompetisi dana hibah tersebut.
Pihak Norwegian Agency for Development Cooperation (Norad) menjelaskan bahwa keenam universitas di Indonesia, khususnya melalui 6 departemen di masing-masing universitas akan melakukan program dan agenda kolaboratif dengan berbagai universitas di Norwegia. Sementara itu, untuk Program Studi Ilmu Politik FISIP UBB bersama Departemen Politik dan Pemerintahan UGM, Departemen Ilmu Politik Universitas Cendana, dan Politeknik Negeri Pontianak akan melakukan berkolaborasi dengan Norwegian University of Science and Technology (NTNU) dengan sub-tema ‘Perubahan Iklim dan Sumber Daya Alam’. Adapun topik utama dalam skema kolaborasi tersebut akan memperdalam terkait isu ‘Citizen Participation in Resource Governance and Sustainable Transition’(CITRES). Total keseluruhan dana untuk kegiatan pada topik CITRES tersebut yaitu sebesar 32 milyar untuk 6 tahun ke depan (2021-2026).
Sementara itu, Dr.Dr.Ibrahim, M.Si., selaku salah satu tim penyusun proposal yang pada saat pengusulan menjabat selaku Plt Ketua Jurusan Ilmu Politik mengemukakan bahwa proses dan tahapan penyusunan dan pengusulan proposal itu sendiri butuh persiapan dan tahapan yang panjang. Para dosen di lingkungan Jurusan Ilmu Politik sudah mempersiapkannya jauh-jauh hari dan memakan waktu kurang lebih hampir 1 tahun lebih, mulai dari proses penyusunan draft, revisi hingga submit proposal. Lalu berikutnya ada tahapan dan proses penilaian untuk kemudian hasilnya diumumkan. Program kemitraan tersebut dilakukan oleh pihak Jurusan Politik dan Pemerintahan (JPP) UGM selaku leading project-nya dan akan banyak berfokus pada isu-isu ekstraktivisme yang lebih luas di Indonesia.
Sementara itu, Rendy Hamzah selaku dosen sekaligus koordinator project tersebut menyatakan bahwa program kerjasama dan kemitraan strategis berskala internasional ini sangat penting bagi reputasi Jurusan Ilmu Politik UBB, selain untuk kepentingan nilai akeditasi institusi (jurusan maupun universitas), penguatan kualitas dan kapasitas sumberdaya dan kelembagaan jurusan ilmu politik, tentu pada gilirannya kemitraan ini juga berkontribusi penting untuk memperkuat jejaring dan pengalaman internasional pihak jurusan ilmu politik untuk beberapa tahun ke depan, termasuk memaksimalkan berbagai agenda publikasi ilmiah para dosen. Terlebih, durasi kerjasama ini berlangsung hingga tahun 2021, tentu akan ada banyak ruang dan peluang bagi para civitas akademika di lingkungan Jurusan Ilmu Politik.
Program ini diharapkan memiliki capaian yang cukup besar, secara peningkatan kapasitas dan kualitas kelembagaan UBB, khususnya di lingkungan Program Studi Ilmu Politik yang bisa belajar bersama, khususnya kepada pihak NTNU Norwegia dan Departemen Politik dan Pemerintahan (DPP) UGM yang menjadi universitas yang lebih dulu mapan di level internasional dalam berbagai bidangnya, baik itu dalam manajemen pengelolaannya, maupun kolaborasi dalam objek orientasi lokal, nasional dan globalnya. Sebagai bentuk langkah program ini, ada beberapa desain program dan agenda kerjasama yang mulai dilaksanakan mulai bulan agustus dengan berbagai tahapannya, mulai dari penguatan kelembagaan, riset, dan sebagainya.